Jayapura — Universitas Cenderawasih (UNCEN) mengawali rangkaian kegiatan Bulan Bhakti dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-64 Tahun 2026. Pembukaan kegiatan berlangsung pada Jumat, 9 Oktober 2026, dengan menghadirkan berbagai agenda yang melibatkan unsur akademik, sosial, dan olahraga.
Acara yang awalnya direncanakan berlangsung di halaman depan Auditorium UNCEN harus dipindahkan ke dalam gedung akibat hujan deras yang melanda Kota Jayapura sejak pagi. Meski mengalami perubahan lokasi, kegiatan tetap berjalan dengan lancar dan dihadiri pimpinan universitas, mahasiswa, Dharma Wanita, serta mitra dari sejumlah lembaga usaha. Prosesi pembukaan dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UNCEN, Dr. Ferdinand Risamasu, S.E., M.Sc.Agr., bersama jajaran pimpinan universitas, dekan, serta perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNCEN.
Pembukaan Ditandai Tradisi Tifa dan Pelepasan Balon
Rangkaian pembukaan Bulan Bhakti Dies Natalis UNCEN ke-64 ditandai dengan penabuhan tifa di Auditorium UNCEN. Setelah kondisi cuaca membaik, kegiatan dilanjutkan dengan pembunyian sirene dan pelepasan balon gas sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian peringatan Dies Natalis.
Momentum tersebut menjadi tanda dimulainya berbagai kegiatan yang telah dipersiapkan universitas menjelang acara puncak Dies Natalis yang dijadwalkan berlangsung pada 10 November 2026.

Bulan Bhakti UNCEN Dorong Kepedulian Sosial dan Pengabdian Masyarakat
Plt. Rektor UNCEN, Dr. Ferdinand Risamasu, menyampaikan bahwa Bulan Bhakti merupakan agenda tahunan yang melibatkan seluruh civitas akademika sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis universitas.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Beberapa kegiatan sosial yang dirancang antara lain penghijauan dan donor darah. Program tersebut menjadi bentuk kontribusi universitas dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat solidaritas kemanusiaan.
Agenda Akademik Jadi Ruang Kreativitas Mahasiswa
Selain kegiatan sosial, UNCEN juga menyiapkan sejumlah agenda akademik dalam rangka Dies Natalis ke-64. Kegiatan tersebut mencakup talk show, dialog, serta lomba karya ilmiah antarfakultas.
Melalui kegiatan akademik tersebut, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kreativitas, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi berbagai persoalan di masyarakat. Lomba karya ilmiah antarfakultas juga menjadi upaya universitas untuk mendorong lahirnya gagasan baru dan inovasi dari mahasiswa sekaligus memperkuat budaya akademik di lingkungan kampus.
Kompetisi Olahraga Libatkan Perguruan Tinggi
Dalam bidang olahraga, panitia menyiapkan berbagai kegiatan yang melibatkan perguruan tinggi di Tanah Papua. Salah satu agenda yang direncanakan adalah pertandingan sepak bola antarp perguruan tinggi.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan olahraga tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan antarmahasiswa dan antarinstansi pendidikan tinggi, sekaligus menanamkan nilai sportivitas dan kebersamaan.
FISIP UNCEN Dipercaya Menjadi Penyelenggara Dies Natalis
Pada peringatan Dies Natalis UNCEN ke-64 Tahun 2026, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNCEN dipercaya sebagai penyelenggara utama kegiatan. Ketua panitia dipercayakan kepada Eduard Kochu yang bertugas mengoordinasikan seluruh rangkaian acara, mulai dari Bulan Bhakti hingga agenda menuju puncak perayaan Dies Natalis.
UNCEN Perkuat Peran Perguruan Tinggi bagi Masyarakat Papua
Peringatan Dies Natalis ke-64 menjadi kesempatan bagi UNCEN untuk merefleksikan perjalanan institusi sekaligus memperkuat perannya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Tanah Papua.
Sebagai perguruan tinggi, UNCEN tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan pengajaran, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Melalui rangkaian Bulan Bhakti, universitas berharap dapat memperkuat semangat kebersamaan seluruh civitas akademika serta terus berkontribusi terhadap pembangunan dan kemajuan masyarakat Papua.




