- Posted on
- No Comments
Direktur Pascasarjana Uncen Serahkan MoA Kerja Sama Busan Port Authority kepada Seluruh Ketua Program Studi
JAYAPURA, 23 Juli 2026 – Direktur Program Pascasarjana Universitas Cenderawasih (PPs Uncen), Prof. Dr. Janviter Manalu, M.Si., menyerahkan dokumen Memorandum of Agreement (MoA) kerja sama dengan Busan Port Authority (BPA), Republik Korea, kepada seluruh ketua program studi di lingkungan Program Pascasarjana Universitas Cenderawasih.
Penyerahan dokumen tersebut menjadi bagian dari langkah internal PPs Uncen untuk menyosialisasikan sekaligus menindaklanjuti kerja sama internasional yang telah disepakati. Para ketua program studi diharapkan dapat mengidentifikasi dan mengembangkan kegiatan akademik yang relevan dengan ruang lingkup kerja sama tersebut.
MoA bernomor 674/UN20.1.10/KS/2026 itu berkaitan dengan pelaksanaan International Company Visit atau Mobility Program yang berlangsung pada 9 Juli 2026.
Dokumen kerja sama ditandatangani oleh Dr. Ferdinand Risamasu, S.E., M.Sc., Agr., mewakili Universitas Cenderawasih, dan Prof. Park Ho Chul, mewakili Busan Port Authority.
Kerja sama tersebut berfokus pada pengembangan pengetahuan, penelitian, serta jejaring profesional di bidang logistik dan kemaritiman. Kolaborasi juga diarahkan untuk memberikan ruang pembelajaran internasional bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan kalangan profesional.
Melalui penyerahan MoA kepada seluruh ketua program studi, PPs Uncen mendorong agar kerja sama tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program nyata pada tingkat program studi.
Program-program tersebut dapat berupa penelitian bersama, seminar internasional, kuliah tamu, pertukaran pengetahuan, kunjungan industri, publikasi ilmiah, hingga pengembangan kegiatan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Perluas Jejaring Internasional
Busan Port Authority merupakan lembaga yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan, operasional, dan pengembangan Pelabuhan Busan di Republik Korea.
BPA juga memiliki komitmen dalam mendorong pengembangan sistem logistik global serta memperkuat kerja sama ekonomi internasional. Pengalaman lembaga tersebut dalam pengelolaan pelabuhan dinilai dapat menjadi sumber pembelajaran bagi sivitas akademika Universitas Cenderawasih.
Sementara itu, Program Pascasarjana Universitas Cenderawasih memiliki peran strategis sebagai pusat pengembangan akademik dan sumber daya manusia, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
Kolaborasi dengan BPA diharapkan memberikan akses yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen PPs Uncen untuk memahami praktik pengelolaan pelabuhan, rantai pasok, perdagangan internasional, serta perkembangan industri maritim pada tingkat global.
Kerja sama ini juga membuka peluang bagi masing-masing program studi untuk mengembangkan kegiatan lintas disiplin. Bidang logistik dan kemaritiman tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan pelabuhan, tetapi juga menyentuh aspek ekonomi, manajemen, kebijakan publik, lingkungan, hukum, pembangunan wilayah, dan pengembangan sumber daya manusia.
Pertukaran Pengetahuan dan Penguatan Jejaring
Ruang lingkup MoA mencakup pertukaran pengetahuan serta pengembangan jejaring profesional antara komunitas akademik dan pelaku usaha di sektor logistik dan kemaritiman.
Kedua lembaga juga sepakat mendukung penyebarluasan informasi, hasil penelitian, dan hasil proyek yang dilaksanakan secara bersama-sama. PPs Uncen dan BPA dapat menyelenggarakan kegiatan lainnya berdasarkan kesepakatan kedua pihak untuk mendukung internasionalisasi pendidikan.
Melalui program mobilitas internasional, peserta diharapkan memperoleh pengalaman langsung mengenai tata kelola pelabuhan, sistem rantai pasok, perdagangan internasional, dan perkembangan industri maritim di Korea Selatan.
Pengalaman tersebut selanjutnya dapat dikembangkan menjadi bahan pembelajaran, penelitian, publikasi, maupun rekomendasi kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan Papua dan Indonesia.
Dorong Implementasi pada Tingkat Program Studi
Penyerahan dokumen MoA kepada para ketua program studi menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi internal di lingkungan PPs Uncen.
Setiap program studi diharapkan dapat memetakan potensi kegiatan yang dapat dikolaborasikan dengan Busan Port Authority. Dengan demikian, manfaat kerja sama dapat dirasakan secara lebih luas oleh mahasiswa, dosen, peneliti, dan mitra profesional.
MoA tersebut turut mengatur perlindungan hak kekayaan intelektual, kerahasiaan informasi, publikasi hasil kegiatan, penggunaan nama dan logo lembaga, serta tanggung jawab masing-masing pihak dalam menjalankan program kolaborasi.